.. waiting...
Logo
Senin, 27 Maret 2017
Selamat atas diraihnya Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) kali ketiga Tahun 2014 kategori lalu lintas oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan icon Pelayanan online yang bisa dilakukan meliputi pendaftaran pengujian kendaraan, ijin insidentil, kartu pengawasan, rekomendasi pengujian dan trayek icon Dalam rangka kemudahan pelayanan bidang perhubungan portal informasi Dinas Perhubungan Komunikasi dan informatika Kabupaten Pacitan menyediakan secara online icon Selamat datang website Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pacitan icon Sedikit Empati Dapat Menyelamatkan Orang Lain, Keselamatan dan Keamanan Transportasi Merupakan Tujuan Bersama
Berita
Menhub Dorong Angkutan Umum Lebih Efisien

Menhub Dorong Angkutan Umum Lebih Efisien

Ditulis oleh Administrator, pada 17 Maret 2016 00:00 WIB

JAKARTA - Menteri Perhubungan Ignasius jonan mengatakan Kementerian Perhubungan mendorong operasional angkutan umum lebih efisien. Salah satunya dengan penggunaan aplikasi internet dalam pelayanan pemesanannya.

Hal tersebut dikatakannya saat mengomentari maraknya penggunaan aplikasi internet dalam pelayanan jasa transportasi, pada acara "Apa Kabar Malam TV One" bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Kantor Kementerian Kominfo, Senin (14/3).

“Kami mendorong operasional angkutan umum lebih efisien, salah satunya dengan penggunaan aplikasi internet dalam pemesanannya," ujar Jonan.

Ia mencontohkan PT. Kereta API yang sejak 3 tahun lalu sudah menggunakan aplikasi internet dalam pemesanan tiketnya. Jonan menegaskan bahwa Kemenhub tidak melarang penggunaan aplikasi internet untuk angkutan umum.

Kemenhub, dikatakan Jonan hanya mempermasalahkan kendaraan yang digunakan oleh perusahaan jasa transportasi berbasis aplikasi internet tersebut. Karena menurutnya Undang-Undang LLAJ telah mengatur tentang kendaraan yang dijadikan angkutan umum.

“Kendaraan itu harus terdaftar sebagai angkutan umum, di KIR dan plat kuning. Ini Undang-Undang loh yang bicara, bukan Peraturan Menteri,” jelas Jonan seraya menegaskan bahwa Undang-Undang tersebut telah ada sebelum dirinya menjadi Menteri Perhubungan.

Jonan mengatakan sekira 1 tahun lalu sudah ada perwakilan dari Grab Car atau Uber yang bertemu dengannya. Saat itu, Jonan sudah meminta agar diurus persyaratan izin angkutan umumnya. "Saya sudah bilang untuk urus izinnya, bukan izin aplikasi tapi izin sarana transportasinya," kata Jonan.

Terkait munculnya penolakan dari perusahaan angkutan umum, terhadap maraknya pelayanan angkutan dengan aplikasi internet yang menggunakan angkutan umum tidak resmi, Jonan mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan 2 surat.

Yang pertama surat ke Presiden yang menyampaikan permasalahan pelayanan angkutan berbasis internet. Sedangkan surat kedua ditujukan kepada Menkominfo tentang permohonan pemblokiran aplikasi pemesanan angkutan.

Menkominfo Rudiantara pada saat yang sama mengatakan pihaknya akan mempelajari surat yang dikirim oleh Menhub Jonan. Ia sepakat dengan Menhub agar kendaraan yang dijadikan sarana angkutan umum harus terdaftar sebagai angkutan umum resmi sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang.

"Sebenarnya ini bukan masalah yang besar, besok kami (Menkominfo dan Menhub) akan panggil pihak perusahaan aplikasi internet seperti Uber Taksi dan Grab Car," jelas Rudiantara.

Rudiantara yakin permasalahan pelayanan jasa transportasi dengan aplikasi internet akan segera bisa diselesaikan secepatnya. "Besok pasti ada solusinya, kita kan harus mendengar semua aspirasi, dari semua stakeholder, makanya besok akan kami panggil," pungkas Rudiantara.


Kepala Dinas
Photo
Ir. WASI PRAYITNO, M.Sc
196307301989101001
Kalender
Berikut daftar nomor kendaraan bermotor yang telah terdaftar pada antrian PKB untuk hari ini.
27 Maret 2017
Web Statistik
Hari ini
23
Pengunjung
Bulan ini
2147
Pengunjung
Tahun ini
7336
Pengunjung
Total
71514
Pengunjung